Sukses

Jika Anda baru saja mendapatkan pekerjaan impian dan semuanya berjalan dengan baik atau ingin mengambil peran ke level berikutnya merupakan pengembangan pribadi yang akan membantu mempercepat karier.

Menjadi sukses dan produktif di pekerjaan membutuhkan lebih dari sekadar partisipasi. Ini menuntut perilaku proaktif tentang kinerja Anda sendiri. Bagaimana melakukan pekerjaan sama pentingnya dengan apa yang Anda lakukan.

Organisasi yang sukses adalah organisasi di mana individu-individu tumbuh, belajar, dan berkontribusi pada tujuan keseluruhannya. Mendorong peningkatan berkelanjutan melalui komunikasi yang berkelanjutan, berbagi informasi, penilaian, dan penghargaan dapat membantu individu dan organisasi maju menuju tujuan mereka.

Namun, sisi sebaliknya adalah Anda bisa tergelincir karena tidak menyadari kekuatan dan kelemahan pribadi. Mungkin mudah untuk melihat kekuatan dan kelemahan orang lain, tetapi selalu lebih sulit untuk mengkritik diri sendiri.

1. Pahami ekspektasi atasan

Pastikan untuk memahami budaya perusahaan. ‘Kesesuaian’ budaya Anda dengan organisasi dan hubungan kerja dengan supervisor atau manajer sangat penting.

Pastikan Anda paham dengan nilai-nilai perusahaan sehingga dapat mendemonstrasikannya secara efektif.

2. Bersikap positif

Apakah segala sesuatunya berjalan baik atau buruk, selalu pertahankan sudut pandang yang seimbang dan tahan dorongan untuk mengeluh kepada rekan kerja tentang atasan atau pekerjaan. Keluhan Anda bisa sampai ke yang lebih tinggi di organisasi. Sebaliknya, temukan saluran yang tepat untuk menyarankan perbaikan.

3. Jadilah pemain tim

Mereka yang ingin mengesampingkan tujuan pribadinya untuk tujuan keseluruhan departemen atau perusahaan dihargai oleh organisasi. Pemain tim diperhatikan dan sering kali maju lebih cepat daripada mereka yang memiliki pendekatan yang lebih egois.

4. Kesediaan untuk melakukan tugas ekstra

Baik itu mengawasi proyek baru yang besar atau menawarkan untuk mempelajari sistem baru, selalu sukarela untuk menerima tanggung jawab tambahan. Ini mungkin diberikan, tetapi orang-orang yang unggul di tempat kerja mereka sering melampaui apa yang diminta untuk mereka lakukan.

5. Jangan bergosip

Tetap fokus pada hal positif dan hindari berbagi informasi pribadi atau departemen yang sensitif dengan rekan kerja Anda. Sadarilah hal ini, terutama saat menghadiri pertemuan perusahaan dan hindari godaan untuk membagikan informasi secara berlebihan saat Anda tidak berhak melakukannya.

 6. Jaga kehidupan pribadi Anda

Minimalkan panggilan pribadi. Tinggalkan tugas hanya untuk makan siang atau saat tidak bekerja. Jangan berbagi detail intim tentang kehidupan sosial di dapur atau ruang makan untuk didengar semua orang.

7. Tepat waktu

Sebagian besar pemberi kerja siap bersikap fleksibel dan setiap lingkungan memiliki aturannya sendiri tentang ketepatan waktu. Cari tahu apa itu dan patuhilah.

8. Bisnis pribadi berdasarkan teknologi perusahaan

Sebagian besar perusahaan memantau penggunaan teknologi oleh karyawan, jadi Anda harus melewatkan email dan pesan teks pribadi. Selain itu, perlu diingat bahwa melampiaskan perasaan tentang tempat kerja atau atasan di media sosial dapat dibaca oleh siapa saja.

9. Memenuhi tenggat waktu

Tepati janjimu untuk selalu memenuhi tenggat waktu. Jika Anda melewatkan tenggat waktu, itu mungkin berdampak langsung di seluruh perusahaan. Bicaralah dengan atasan jauh sebelum tenggat waktu jika yakin bahwa Anda tidak akan dapat menyelesaikan tugas yang diberikan tepat waktu.