4 Cara Pintar Memilih Printer untuk Bisnis Kecil

 

Sebagian orang selalu dihantui dengan rasa khawatir dan rasa takut untuk memulai, salah satunya adalah memulai untuk bisnis.

Biasa alasannya tidak jauh-jauh dari takut gagal, takut merugi, dan sebagainya. Akhirnya bisnis tidak jadi dijalankan.

Nah, untuk menghindari kegagalan, dikutip dari Forbes, Sabtu (10/8/2019), berikut tips yang bisa digunakan untuk membantu Anda memulai bisnis sederhana:

1. Jangan banyak alasan

Untuk memulai suatu bisnis hindari banyak alasan. Jika Anda nyaman dengan terus membuat alasan, Anda akan terus terjebak dalam lingkaran aman.

Salah satunya jalan adalah hadapi. Khawatir tentang risiko kepemilikan bisnis adalah hal normal. Alasan hanya memperlambat untuk mencapai tujuan.

Jadi, cara untuk mengatasi alasan-alasan tersebut adalah dengan memulai.

2. Terima segala masukkan

Mendengar adalah kunci dari sukses. Dengarkan saran dari senior bisnis dan dari siapa pun yang mengerti persoalan bisnis. Dengan mendengarkan Anda akan memiliki pengetahuan baru dan kembangkan secara terperinci.

Dengarkan pendapat kolektif dari teman sebaya atau saudara karena mereka akan menjadi cerminan bagaimana rekasi konsumen akan produk yang Anda buat. Jangan abaikan kekuatan nasihat.

3. Pikirkan sebuah solusi

Ketimbang memikirkan produk apa yang akan dijual, lebih baik pikirkan apa yang menjadi masalah saat ini dan jadikan itu sebuah bisnis.

Hal tesebut jauh lebih mudah untuk mendapatkan segmentasi pasar. Ketahui masalah apa yang dihadapi target pelanggan dan bagaimana cara menyelesaikannya.

4. Buatlah yang sederhana

Sebagai pemula dalam hal bisnis, mulailah dengan bisnis baru yang sederhana ketimbang langsung membuat bisnis besar yang akhirnya membuat produk mahal dan tidak diinginkan oleh banyak orang. Hal tersebut untuk mencegah gagalnya bisnis di awal.

5. Rencana untuk berjaga-jaga

Bayangkan ketika Anda benar-benar tidak memiliki uang sepeser pun karena bisnis Anda terus mengalami kerugian. Hal tersebut membuat Anda menjadi berjaga-jaga untuk mengurangi kemungkinan tersebut.

Setidaknya jika bisnis Anda benar-benar gagal masih ada simpanan rencana yang mungkin akan dilakukan untuk hal terburuk nantinya.

6. Lakukan secara bertahap