“Cari kerja itu susah!” begitu kata sebagian orang yang masih dalam tahap mencari pekerjaan baru. Bahkan tidak sedikit orang yang sudah bekerja ingin mencari pekerjaan baru karena beberapa alasan. Mungkin kamu salah satu dari sekian banyak orang yang saat ini sedang sibuk cari kerja kesana kemari dan belum ada yang merekrutmu. Sehingga kamu kecewa dan patah semangat.

Untuk kamu yang belum mendapatkan pekerjaan, tips berikut bisa membantu kamu dalam pencarian kerjanya.

1. Bergaul Dengan Orang-Orang Penting yang Punya Pengaruh

Bergaul dengan orang- orang penting disini maksudnya adalah kamu harus mulai menjalin silaturahmi dengan orang-orang penting yang memiliki pekerjaan saat kamu cari kerja. Belajar dari pengalaman, saya memiliki beberapa rekan orang-orang penting seperti manajer café, manajer production radio, pemilik perusahaan properti dan lain-lain. Saat melakukan interaksi dan komunikasi, beberapa di antara mereka pernah menawarkan sejumlah pekerjaan dan bahkan ada yang merekomendasikan saya untuk bekerja di perusahaan mereka.

2. Cari Kerja Secara Online

Cari kerja melalui internet sudah sangat booming saat ini. Banyak website yang menawarkan dan membuka beberapa lowongan pekerjaan secara online, seperti Glints. Dilansir dari WikiHow, cari kerja secara online juga merupakan salah satu cara efektif dalam mencari kerja. Karena kamu tidak perlu susah susah untuk mengunjungi perusahaan secara langsung karena sekarang sudah banyak perusahaan yang menawarkan pekerjaan secara online.

Bahkan, beberapa perusahaan membuka lowongan pekerjaan khusus di website perusahaan mereka sendiri. Oleh karena itu, kamu harus rajin mengecek website perusahaan-perusahaan yang kamu kenal dan bahkan perusahaan yang baru sekalipun.

3.Pastikan Kemampuanmu Bisa Memecahkan Masalah Perusahaan

Hal ini sudah sangat jelas mengingat semua pekerjaan membutuhkan skilldan keahlian atau kemampuan dari para pekerjanya. Seorang penyiar radio, tentunya harus memiliki skill komunikasi dan Bahasa Inggris,  seorang administrasi tentunya harus bisa melakukan pembukuan, dan profesi lainnya yang membutuhkan keahlian. Oleh karena itu, cari kerja yang sesuai dengan keahlian kamu. Jangan memaksakan diri untuk melamar pekerjaan yang tidak sesuai dengan kamu, karena nantinya kamu sendiri yang tidak nyaman saat melakukan pekerjaan itu.

Dilansir dari WikiHow, cari kerja dan melamar pekerjaan yang sesuai dengan keahlianmu akan membuka peluang yang lebih besar untukmu. Kamu pun akan merasa nyaman dan percaya diri saat melakukan pekerjaan itu.  Seorang pembaca The Muse online pun menyarankan bahwa dalan mencari kerja, tunjukkan bahwa kamu adalah pribadi yang bisa menyelesaikan masalah terkait pekerjaan dengan baik. Hal itu akan menjadi poin penting agar kamu bisa direkrut oleh perusahaan.

4. Ciptakan Sistem Untuk Dirimu Sendiri

Dilansir dari The Muse, seorang pembaca menyarankan bahwa support system itu penting. Maksudnya di sini adalah kamu perlu membangun support system dalam hal cari kerja. Bisa jadi orang orang yang mendukungmu adalah dosenmu pada saat kuliah, atau manajer tempat kamu dulu pernah bekerja, dan partnermu yang lain.

Dalam hal cari kerja, mintalah bantuan mereka untuk merekomendasikanmu ke suatu perusahaan. Dengan hubungan seperti itu, ada peluang besar kamu bisa bekerja di perusahaan yang kamu inginkan. Biasanya, kamu perlu surat rekomendasi dari support system-mu. Surat itulah yang nanti di-review oleh pihak perusahaan. Atau bahkan, support system-mu bisa berinteraksi secara langsung ke pihak perusahaan untuk merekomendasikanmu.

5. Sesuaikan CV Surat Lamaran dengan Posisi yang Kamu Lamar

Kali ini, penting untuk kamu agar memperhatikan CV dan surat lamaran kamu dengan posisi yang kamu lamar saat kamu cari kerja. Seorang pembaca dari The Muse menyarankan bahwa CV dan surat lamaranmu itu nanti akan di-reviewoleh pihak perusahaan dan melihat bahwa kamu cocok bekerja untuk mereka.Kalau bisa, buatlah surat lamaranmu sespesifik mungkin. Ingat, bahwa penting untukmu menulis nama HRD atau manajer bahkan owner suatu perusahaan yang kamu tuju. Lalu, posisi yang kamu lamar beserta dengan keahlian spesifik yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Dengan begitu, kamu tidak mainstream seperti orang lain yang membuat surat lamaran. Kamu akan terlihat berbeda.

6. Jadilah Diri Kamu Sendiri

Seorang pembaca The Musemenyarankan bahwa dalam hal cari kerja dan pada saat diwawancara, jadilah diri kamu sendiri. Pastikan kamu juga sadar apa keinginan dari pihak perusahaan yang ingin di dengar darimu. Jawablah pertanyaan yang ada dengan singkat, padat, dan jelas. Jangan terlalu bertele-tele. Dan jangan terkesan angkuh.

Pihak perusahaan akan menilai dirimu pada tahap wawancara. Jadi, tenang dan tarik nafas, jangan tergesa gesa, dan jadilah diri kamu sendiri. Belajar dari pengalaman, saya juga sudah beberapa kali wawancara dan mulai menyadari hal apa yang harus diperhatikan. Meskipun kejujuran sangat penting, ada beberapa hal yang perlu kamu “kemas” agar terdengar sopan.

7. Ucapkan Sesuatu yang Menarik Selain” Terimakasih “

Setelah selesai wawancara kerja, kamu biasanya mengucapkan, “Terima kasih, Pak/Bu” . Hal itu sebenarnya sudah sangat mainstream. Begitulah kata seorang pembaca The Muse. Cobalah sesuatu yaang berbeda seperti mengucapkan “Terima kasih, Pak. Saya akan sangat senang sekali jika saya bekerja dengan Bapak,” atau “Saya tidak akan mengecewakan Bapak jika Bapak merekrut saya.” Atau bahkan dalam hal cari kerja dan setelah selesai wawancara, kamu bisa meminta kontak yang menginterviewmu untuk melakukan interaksi lebih lanjut mengenai pekerjaan.

Hal ini juga berlaku pada saat kamu menulis CV atau surat lamaran kerja, dan saat melamar kerja via online. Di akhir lamaran, kamu bisa menyampaikan kata-kata pada pihak perusahaan. Misalnya seperti “Terima kasih atas pertimbangannya. Saya akan bekerja sepenuh hati, karena ini adalah pekerjaan impian saya”. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan poin tambahan dari pihak perusahaan.

8. Ucapkan Sesuatu Selain “Saya Butuh Pekerjaan “

Tips ini penting dilakukan mengingat kalimat “saya butuh pekerjaan” sudah sangat mainstream di kalangan para pencari kerja. Dalam hal cari kerja, kamu perlu mengucapkan sesuatu yang berbeda saat kamu melamar via onlineataupun langsung mengunjungi perusahaan yang kamu tuju.

Daripada kamu hanya mengucapkan “Saya butuh pekerjaan”, bagaimana kalau kamu ubah menjadi, “Bagaimana saya bisa membantu perusahaan Bapak/Ibu dengan skill yang saya punya?” atau “Ada yang bisa saya bantu untuk perusahaan Bapak dan Ibu?”. Dengan begitu, kamu akan seolah-olah terlihat sebagai orang yang membantu perusahaan mereka. Karena perusahaan sendiri juga membutuhkan karyawan. Padahal, sebenarnya kamu juga butuh dan sedang dalam tahap cari kerja. Jadi, bersikaplah profesional.

9. Jadilah Pribadi yang Ramah dan Untuk Menjalani Pengalaman Baru 

Dilansir dari The Muse, dalam hal cari kerja, menjadi pribadi yang ramah dan berkeinginan untuk menjalani pengalaman yang baru itu sangat penting. Dengan begitu, kamu akan terlihat fleksibel dengan siapapun dan pengalaman baru apa pun.

Jika sebelumnya kamu sudah berkali kali mencari dan melamar pekerjaan di posisi yang sama, namun pihak perusahaan belum juga memanggilmu untuk wawancara, mungkin tidak salah jika kamu mencoba mencari pekerjaan yang baru dengan posisi yang berbeda. Tapi ingat, posisi yang baru namun masih sesuai dengan keahlian kamu. Dengan begitu, kamu sudah berkeinginan untuk menjalani pengalaman yang baru. Siapa tahu rezeki kamu ada di pekerjaan lain bukan? Itu saran dari saya. Cari kerja, dan coba pengalaman baru.

10. Buatlah Keputusan Sendiri Tanpa Harus Terpengaruh pada Perkataan Orang Lain

Dilansir dari The Muse, dalam hal cari kerja, menjadi pribadi yang ramah dan berkeinginan untuk menjalani pengalaman yang baru itu sangat penting. Dengan begitu, kamu akan terlihat fleksibel dengan siapapun dan pengalaman baru apa pun.

Jika sebelumnya kamu sudah berkali kali mencari dan melamar pekerjaan di posisi yang sama, namun pihak perusahaan belum juga memanggilmu untuk wawancara, mungkin tidak salah jika kamu mencoba mencari pekerjaan yang baru dengan posisi yang berbeda. Tapi ingat, posisi yang baru namun masih sesuai dengan keahlian kamu. Dengan begitu, kamu sudah berkeinginan untuk menjalani pengalaman yang baru. Siapa tahu rezeki kamu ada di pekerjaan lain bukan? Itu saran dari saya. Cari kerja, dan coba pengalaman baru.